Berusaha Mencari Rizqi dan Pendayagunaannya

Allah telah mengatur segala sesuatu termasuk rizki manusia satu dengan yang lainnya. Tak bisa dielakkan lagi, kita hidup di dunia memerlukan segala sesuatu termasuk harta. Mencari rizki merupakan usaha dalam rangka memenuhi kebutuhan, dalam pemenuhan kebutuhannya tentu saja dengan cara usaha dengan berbagai cara. Tetapi perlu diingat, sebagai seorang muslim dalam usaha mencari rizki harus dengan cara yang benar, dalam arti dihalalkan hukum Islam baik prosesnya maupun hasilnya.

Bekerja dan berusaha dalam kehidupan duniawi merupakan bagian penting dari kehidupan seseorang dalam mempraktekkan Islam, karena Islam sendiri tidak menganjurkan hidup hanya semata-mata hanya untuk beribadah dan berorientasi pada akhirat saja, namun Islam menghendaki terjadi keseimbangan antara kehidupan duniawi dan kehidupan ukhrawi.

Islam telah mengajarkan tentang bagaimana cara mencari rizki yang halal lagi, tetapi tidak semua orang dapat mengetahui dan memahami tentang hal itu. Maka berikut ini kami bahas lebih lanjut tentang bagaimanakah tata aturan Islam bagi seorang muslim dalam mencari rizki yang halal dan pendayagunaannya.

Pengertian Rizqi

Lafadz  ar-Rizq, dalam bahasa Arab berasal dari  Razaqa-Yarzuqu- Rizq yang berarti: A’tha-Yu’thiI’tha’ (pemberian). Jadi, secara etimologis ar-Rizq berarti pemberian.

Hakikat Rizqi

Dalam al-Qur'an, Allah SWT juga dinyatakan sebagai sebab bagi rizki manusia. Allah SWT. berfirman :

Dan di langit ada (sebab-sebab) rizki kamu, juga apa saja yang telah dijanjikan kepada kalian. Maka, demi Tuhan langit dan bumi, sesungguhnya yang dijanjikan itu adalah benar-benar (akan terjadi)  seperti perkataan yang kamu ucapkan. (Q.s. Adh- Dhâriyât; 22-23).

Download makalah lengkap, cover, kata pengantar, daftar isi, pembahasan, daftar pustaka:

Makalah tema: Berusaha Mencari Rizqi dan Pendayagunaannya


Preview Makalah:

0 Response to "Berusaha Mencari Rizqi dan Pendayagunaannya"

Post a Comment

Kritik dan sarannya dipersilahkan...! No pising, no spam, tidak singgung sara.... :)
"bagikan komentar berpahala, tidak berkomentar tidak berdosa."

Lisensi Creative Commons